[embeddoc url=”http://inovasi.fk.ugm.ac.id/wp-content/uploads/sites/423/2018/11/Laksono-Rancangan-Kebijakan-Joint-Appointments_1Oktober2018.docx” download=”all” viewer=”microsoft”]
2018
| Workshop Pendahuluan Pengembangan Keterampilan Pemimpin Keilmuan |
| Kerjasama Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Pusat Inovasi dan Kajian Akademik Universitas Gadjah Mada |
Latar Belakang
Di perguruan tinggi, di samping pemimpin struktural (dekanat, dan rektorat) ada kelompok pemimpin lain yaitu Pemimpin Ilmu. Kelompok ini mempunyai konsep kepemimpinan yang berbeda dengan kepemimpinan struktural di dekanat atau rektorat.Pengembangan ilmu membutuhkan pemimpin yang tugas dan fungsinya lebih pada memimpin keilmuan, bukan sebagai pejabat struktural di lembaga pendidikan. Perguruan tinggi mempunyai masyarakat ilmiah. Scientist leader memimpin anggota dengan bidang ilmu yang sama di universitasnya, dan mempunyai follower keilmuan di Indonesia atau di dunia. Dalam konteks riset: posisi scientific leader sebagai pemimpin tim riset dalam ilmu tertentu. Kinerja dan reputasi sebuah perguruan tinggi sangat ditentukan oleh kinerja para dosen khususnya yang menjadi leader dalam bidang ilmunya.Pemimpin Ilmu ialah para dosen yang mendidik mahasiswa, mengembangkan ilmu pengetahuan secara konsisten, dihormati peers-nya, dan mempunyai pengikut (follower) untuk bidang ilmunya. Mereka memimpin program studi pendidikan, laboratorium, studio, pusat dan unit penelitian, tim penelitian, dan menghasilkan karya-karya ilmiah yang meningkatkan kinerja perguruan tinggi. Dalam jabatan akademik, banyak diantaranya yang mencapai jenjang tertinggi, yaitu Professor.Pengembangan kepemimpinan ilmu secara sistematik sejak dari rekrutmen sampai ke pembinaan karir akademik seorang dosen dibutuhkan dalam menciptakan scientifict leader. Pengembangan ini harus melihat pada titik-titik kritis pengembangan sebagai Pemimpin Keilmuan, yaitu saat rekrutmen, menjadi seorang doktor dan bekerja dalam bidang ilmunya, dan dosen senior.Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM berupaya menjawab tantangan tersebut melalui Workshop Pengembangan Kepemimpinan Keilmuan. Workshop ini merupakan serial workshop yang terbagi menjadi dua program, yaitu Keterampilan Pemimpin Keilmuan di bidangnya dimana di dalam masing-masing program terdapat sub-program sebagai berikut:
Workshop Mahasiswa, Alumni, dan Mitra
Pengembangan Ilmu Strategis Lintas Disiplin
di lingkungan FKKMK UGM
Kerjasama
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan
Pusat Inovasi dan Kajian Akademik
Universitas Gadjah Mada
Latar Belakang
Perkembangan kemajuan teknologi dan peradaban telah mengubah kebutuhan pasar kerja dengan tuntutan penguasaan ilmu lebih komprehensif, multi disiplin, berorientasi ke masa depan serta mampu menjawab tantangan masa kini dan masa depan dengan penguasaan ilmu pengetahuan strategis.
| Workshop Senat Pengembangan Ilmu Strategis Lintas Disiplin di lingkungan FKKMK UGM |
| Kerjasama Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Pusat Inovasi dan Kajian Akademik Universitas Gadjah Mada |
Latar Belakang
Perkembangan kemajuan teknologi dan peradaban telah mengubah kebutuhan pasar kerja dengan tuntutan penguasaan ilmu lebih komprehensif, multi disiplin, berorientasi ke masa depan serta mampu menjawab tantangan masa kini dan masa depan dengan penguasaan ilmu pengetahuan strategis.Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM berupaya menjawab tantangan tersebut dengan terus mengembangkan berbagai inovasi akademik untuk dapat membangun fakultas menjadi lebih baik.
| Workshop Dosen Muda Pengembangan Ilmu Strategis Lintas Disiplin di Lingkungan FKKMK UGM |
| Kerjasama Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Pusat Inovasi dan Kajian Akademik Universitas Gadjah Mada |
Latar Belakang
Perkembangan kemajuan teknologi dan peradaban telah mengubah kebutuhan pasar kerja dengan tuntutan penguasaan ilmu lebih komprehensif, multi disiplin, berorientasi ke masa depan serta mampu menjawab tantangan masa kini dan masa depan dengan penguasaan ilmu pengetahuan strategis.
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM berupaya menjawab tantangan tersebut dengan terus mengembangkan berbagai inovasi akademik untuk dapat membangun fakultas menjadi lebih baik. FKKMK UGM melalui Pusat Inovasi dan Kajian Akademik (PIKA) UGM mendapatkan hibah pemandatan perencanaan dan pengembangan bidang ilmu strategis lintas disiplin. Pengembangan keilmuan strategis lintas disiplin di FKKMK UGM ini dibagi ke dalam 5 tahap. Tahap pertama adalah pendahuluan, kedua koordinasi per kelompok strategis, ketiga workshop koordinasi lintas departemen dan fakultas, kemudian pengembangan operasional kepemimpinan keilmuan, dan terakhir pengembangan naskah akademik untuk mendukung pengembangan keilmuan lintas disiplin.